Breaking News

Idul Adha, Haji, dan Persatuan Umat

Obrolan Seputar Islam (OBSESI) selenggarakan tabligh akbar bertema Haji, Idul Adha, dan Persatuan Umat di Masjid Raya Mujahidin Pontianak pada ahad (19/8) lalu. Kegiatan diselenggarakan dalam rangka menyambut perayaan.Idul Adha sekaligus sebagai momentum mengajak umat kepada persatuan yang hakiki. Hadir dua da’i yang menjadi narasumber, yakni ustadz Uray Salam, S.Pd, M.CALL., P.Hd.seorang penceramah dan dosen di Universitas Tanjungpura dan ustadz Muslim Albanjary dai asal Banjarmasin yang saat ini menjadi pembina Ma’had Inhadul Fikri.

Dalam kesempatan tersebut Ust Uray Salam menjelaskan konsep Islam yang sesungguhnya sederhana namun dijalankan dengan cara yang tidak sederhana sehingga banyak menimbulkan problematika umat. Pada intinya adalah ketaatan menyeluruh pada Allah.
Ustadz Uray juga mengingatkan bahaya demokrasi yang justru bisa menjadi pemecah belah umat bukan malah menyatukan. Demokrasi membuat hukum-hukum Allah dicampakkan. Sudah seharusnya kita menampakkan demokrasi dan kembali kepada Islam secara utuh.

Sementara itu ustadz Musli Al Banjary menyampaikan bahwa momentum Idul Adha ini merupakan momentum yang paling pas jika kita berbicara tentang persatuan umat Islam sedunia. Di Mekah semua orang berkumpul tidak peduli warna kulit, tinggi badan, ras, bahasa. Mereka semua memiliki aqidah Islam. Aqidah Islam yang kuat inilah yang seharusnya menyatakan umat. Sebab semua muslim itu bersaudara.

Spirit persatuan umat yang terjadi di Mekah pada saat Idul Adha, menurut ustadz Muslm, seharusnya dibawa pulang ke tanah air masing-masing untuk diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari di masing – masing wilayah.

“Untuk menopang semua itu, diperlukan suatu institusi negara yang mau menerapkan Islam secara utuh. Berhukum dengn hukum Allah. Institusi negara itu bernama khilafah Islamiyah,” ujar ustadz Muslim sambil disambut pekikan takbir dari peserta yang hadir. (PY)

Leave a Reply