Breaking News

JARINGAN SEPULUH KEMENTERIAN RI DIRETAS HACKER CINA, BERBAHAYA

Peretasan jaringan sepuluh kementerian dan lembaga negara Indonesia oleh hacker Cina dinilai Pengamat Politik Islam dan Militer Dr. Riyan, M.Ag. sangat berbahaya dan memprihatinkan. “Menurut saya, ini adalah kondisi yang sangat berbahaya dan memprihatinkan,” tuturnya kepada Mediaumat.news, Ahad (12/9/2021).

Riyan beralasan, hal ini berbahaya karena terkait dengan keamanan data di setiap kementerian dan lembaga negara dan kalau benar-benar bisa dikuasai datanya, digunakan untuk apa oleh pihak peretas dengan segala kepentingan jahatnya.

Menurut Ryan, ini juga memprihatinkan karena menunjukkan keamanan data siber Indonesia terindikasi sangat lemah dan terus berulang. “Ini sudah terjadi sebelumnya, seperti bocornya 279 juta data penduduk Indonesia dari BPJS Kesehatan, pencurian data e-commerce dari tokopedia, bocornya sertifikat vaksin presiden di e-HAC, dan lain-lain. Juga fakta serangan siber di Indonesia lebih 741 juta sejak Januari hingga Juli 2021, setara dengan 40 serangan siber perdetik,” ungkapnya.

Meskipun membutuhkan kajian lebih lanjut terkait kemungkinan relasi antara peretasan dengan operasi intelijen Cina, Riyan menduga kemungkinan ke arah itu tentu tetap terbuka.[]

Sumber : Media Al-Wa’ie Edisi Shafar 1443H, 1 – 31 Oktober 2021