Breaking News

Ketika Tinta Ulama Sebanding Dengan Darah Syuhada’

Oleh : Ustadz Hafidz Abdurrahman

Kehidupan para ulama Rabbani tak pernah habis dikenang. Mulai dari keteladanannya dalam menuntut ilmu, kezuhudan dan kewaraannya

Ulama itu pewaris Nabi. Mereka memang tidak hanya mewarisi ilmu, tetapi juga akhlak, adab, perilaku, sikap, kehidupan dan perjuangan Nabi Muhammad Shalla-Llahu Alaihi wa Sallama

Maka, al-‘Allamah al-Hafidz al-Ghumari menjelaskan, hanya ulama yang melakukan pembelaan terhadap Islam dan umatnya yang layak disebut ulama pewaris Nabi. Jika tidak, maka tidak layak disebut sebagai ulama pewaris Nabi

Ilmu, kezuhudan dan kewaraan adalah satu aspek, di sana ada aspek lain, yaitu sikap, kehidupan dan perjuangan Nabi Muhammad dalam mendakwahkan dan membela Islam

Dengan tintanya, ulama menuliskan Islam sebagai rahmat bagi alam semesta. Dengan tintanya, ulama membela Islam saat Islam dinista. Dengan tintanya, ulama membangun generasi umat terbaik hingga akhir hayatnya

Itulah mengapa tinta ulama sama dengan darah para syuhada. Karena para ulama membela dan memenangkan Islam dengan tintanya. Sedangkan para syuhada membela dan memenangkan Islam dengan darahnya

#####

مع المحبرة إلى المقبرة

شيخ المالكية الفقيه العابد الزاهد طه ريان في غرفته رضي الله عنه وأرضاه وجعل الفردوس الأعلى مثواه

Syaikh Madzhab Maliki, seorang ahli ibadah yang zuhud, Al-‘Allamah Thaha Rayyan, di kamar beliau. Semoga Allah meridhai beliau, dan beliau pun ridha kepada-Nya. Semoga Dia menjadikan Jannah Firdaus yang tertinggi sebagai tempatnya.

Al-‘Allamah al-Muhadits Abuya Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki (karya dan murid beliau sangat banyak). Al-‘Allamah Syaikh Hasyim Asy’ari (karya dan jasa beliau dalam membela Islam juga luar biasa). Al-‘Allamah al-Qadhi Syaikh Yusuf an-Nabhani (beliau adalah guru al-‘Allamah Syaikh Hasyim Asy’ari. Sanad ilmu Abuya Sayyid Muhammad juga terhubung dengan beliau). Karya dan pembelaannya kepada Islam dan umatanya di akhir kekhilafahan Ustmani sangat luar biasa. Al-‘Allamah al-Qadhi Syaikh Muhammad Taqiyuddin an-Nabhani (cucu al-‘Allamah al-Qadhi Syaikh Yusuf an-Nabhani). Karya,  perjuangan dan warisannya bagi Islam dan umatnya juga luar biasa.[]

Sumber : Http://T.me/InfoDakwahHarian