PANDORA PAPERS, CARA ILEGAL KAPITALIS MENGHINDARI PAJAK

Kapitalis Hindari Pajak Pengamat Ekonomi Arim Nasim menyebut skandal Pandora Papers merupakan cara ilegal para kapitalis menghindari pajak.

“Mereka akan lakukan baik secara legal, dengan undang-undang yang dibuat oleh DPR atas permintaan mereka seperti tax holiday atau royalti 0 persen seperti royalti tambang batubara, atau dengan cara ilegal menghindari pajak seperti dulu kasus Panama Papers kalau sekarang Pandora Papers,” jelasnya kepada Mediaumat.news, Kamis (7/10/2021).

Selain itu, lanjut Arim, skandal Pandora Papers juga mengungkap mahalnya pajak dalam sistem kapitalisme yang membuat orang enggan untuk membayarnya.

“Selain jumlah yang harus dibayarkan biasanya besar bisa sampai 40 persen dari penghasilan juga dalam sistem kapitalis tidak ada dorongan keimanan untuk membayarnya. Karena itu dari dulu para kapitalis akan berupaya untuk menghindar bayar pajak,” bebernya.

Walhasil, pajak hanya dibebankan kepada rakyat miskin. “Sebenarnya yang terjadi pajak itu alat eksploitasi digunakan oleh para kapitalis secara legal untuk memalaki rakyat miskin. Coba kita lihat di Indonesia saat ini. Subsidi dihapus, biaya pendidikan mahal, biaya kesehatan harus melalui asuransi dan semua rakyat miskin juga dipaksa menjadi wajib pajak. Inilah kezaliman yang luar biasa dari sistem kapitalis,” pungkasnya.[]

Sumber : Majalah Alwaie Edisi November 2021