Breaking News

Seruan Kepada Umat Islam : Ayo Bela Tauhid Kita

Oleh : W.Irvandi

Wahai Umat Islam, tidak seorang pun yang ragu bahwa hari ini umat islam telah tenggelam dalam kemerosotan ruhaniah, keterbelakangan intelektual, serta kemunduran dalam bidang politik. Tidak ada seorang pun yang ragu bahwa sebagian ikatan Islam di tengah-tengah masyarakat telah terhapus dan posisinya digantikan oleh ikatan-ikatan semu. Kebinasaan sebagai umat Islam yang mulia sudah diambang pintu.

Kehancuran sebagai umat Islam yang mulia ditandai dengan punahnya keunikan karakteristik, rusaknya keutamaan dan keistimewaan, hilangnya pola jiwa terbaik, biasnya kecemerlangan pola pikir; dan hancurnya kepribadian Islam. Dari seluruh pemikiran Islam, tidak ada satu pun yang tersisa kecuali hanya aturan-aturan ibadah semata, dan tidak ada satu pun yang tersisa dari perasaan Islam kecuali hanyalah spiritualisme saja. Padahal islam mengatur semua aspek kehidupan. Dan semua itu dilakukan oleh orang-orang pengusung ideologi yang rusak.

Tidak puas hanya dengan melecehkan simbol agama islam, para pengusung ideologi yang rusak juga sudah merusak hukum islam dan mencela perasaan Islam. Mereka mencela kesetiaan kaum Muslim yang berpegang teguh pada hukum-hukum Islam. Berbagai dalih disebutkan bahwa kesetiaan pada hukum-hukum Islam dianggap sikap sektarian dan fanatisme yang menjijikkan termasuk mengancam keutuhan negeri.

Inilah realitas umat Islam yang telah kehilangan rasa percaya diri pada islam dan kelayakannya sebagai sebuah sistem dalam kehidupan. Pemikiran Islam dan pandangannya tentang kehidupan telah dipisahkan dari berbagai urusan kehidupan dengan sekulerisme. Oleh karena itu, krisis umat ini adalah krisis kepercayaan pada sistem Islam, tidak hanya krisis kepercayaan pada (akidah) Islam itu sendiri. Yakni hilangnya kepercayaan terhadap apa yang lahir dari akidah Islam, yaitu hukum-hukum syariah islam.

Jumlah orang-orang Muslim yang benar-benar menjunjung tinggi islam dan loyalitasnya hanya untuk Islam masih sedikit. Keberadaan mereka yang benar-benar menempatkan Allah, Rasul, dan dakwah menegakkan kalimah Allah sebagai prioritas utama tidaklah banyak. Yang peka akan kondisi agama islam hanya segelintir orang yang tidak terpengaruh oleh gemerlapnya kehidupan.

Namun, InsyaAllah islam belum dikalahkan dan tidak akan pernah dapat dikalahkan. Sebab, hanya Islam satunya-satunya agama yang benar dan akan selalu dalam kebenaran. Masalahnya, bagaimana mungkin Islam masih berada dalam kemenangan, sedangkan para penganutnya telah dikalahkan dan tidak menyadari islam sudah dilecehkan?

Diperlukan upaya untuk membangkitkan akidah Islam dalam diri kaum Muslim sehingga hati mereka mampu berbicara bahwa pemikiran dan hukum-hukum Islam adalah hukum yang paling menjamin keberkahan kita di dunia dan akhirat. Keikhlasan terhadap islam berada di atas segala keikhlasan dan kesetiaan kita padanya berada di atas segala kesetiaan.

Sesungguhnya, kita ini telah diciptakan sebagai umat yang terbaik, yang dilahirkan untuk manusia. Oleh karena itu, umat ini tidak boleh terus-menerus berada dalam kejatuhan dan kebinasaan. Adalah sebuah kejahatan bila umat ini sampai menghadapi kebinasaan. Umat Islam adalah umat yang menebarkan petunjuk ke seluruh penjuru dunia dan membumikan keadilan untuk seluruh umat manusia.

Umat Islam senantiasa memelihara kebenaran, memerintah dan menerapkan hukum islam kepada diri, masyarakat dan negara. Melimpahkan kasih-sayang kepada manusia, melindungi dan menjaga mereka, serta menebarkan keselamatan dan menciptakan kestabilan. Umat Islam senantiasa memberikan kebahagiaan hidup bagi siapa saja yang menyambut baik seruannya. Inilah umat yang hidup dengan tujuan menyelamatkan manusia dari kesyirikan dan kekufuran.

Jutaan anak umat ini telah mencapai kesyahidan (syah√Ędah) dalam rangka meninggikan dan menegakkan kalimat Allah. Tugas utama umat Islam dalam kehidupan ini adalah mengemban dakwah Islam kepada seluruh manusia dan cita-cita tertingginya adalah menggapai ridha Allah. Umat islam selalu ada untuk membela Allah, Rasul dan agamanya.

Sekarang kalimah tauhid telah dilecehkan. Para ulama telah menyerukan. Apa lagi yang kita khawatirkan kalau tidak bersegera ikut menjadi pembelanya. Pertarungan antara yang hak dan yang bathil telah berlangsung secara terus menerus. Konfrontasi Islam sebagai sebuah agama dan pandangan hidup yang unik, disatu sisi, dengan kekufuran, di sisi lain, juga telah berlangsung. Hari ini kita bersyukur mendapatkan kesempatan untuk menjadikan langkah kita sebagai penghapus dosa. Kita telah ditegur dan diingatkan untuk membela tauhid kita. Agar umat islam tidak binasa, dan tidak lemah ketika ada yang melecehkan. Wahai Umat Islam ayo bela tauhid kita. Allahu Akbar.

#AyoBelaTauhid

Leave a Reply